Levelling up Engagement: Gamifying Remote English Learning to Boost Student Skills, Participation, Performance, and Emotional Connection
Keywords:
Emergency Remote English Leaning, Gamifikasi, Octalysis Framework, Keterlibatan siswa, Pedagogi Digital, Perguruan TinggiAbstract
Emergency Remote English Learning (EREL) digunakan sebagai solusi cepat selama pandemi COVID-19. Namun, mempertahankan keterlibatan siswa secara multidimensi tetap menjadi tantangan yang signifikan. Meskipun minat terhadap penerapan gamifikasi di perguruan tinggi terus meningkat, penelitian empiris yang menguji bagaimana mekanika gamifikasi tertentu memengaruhi berbagai dimensi keterlibatan siswa masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini menguji hubungan antara delapan core drive dari Octalysis Framework karya Yu-Kai Chou dengan empat dimensi keterlibatan (engagement): Skill, Emotional, Participation, dan Performance Engagement. Menggunakan desain metode campuran (mixed-methods), data kuantitatif dan kualitatif dikumpulkan dari 39 mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris yang mengikuti pembelajaran EREL berbasis gamifikasi. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa Social Influence & Relatedness menjadi pendorong utama pada Performance (), Participation (), dan Skill Engagement (). Secara khusus, Unpredictability & Curiosity muncul sebagai satu-satunya pendorong yang signifikan secara statistik untuk Emotional Engagement (). Hasil kualitatif lebih lanjut mengungkapkan bagaimana kolaborasi antarrekan, mekanika kejutan berrisiko rendah (low-stakes), dan pemantauan kemajuan (progress tracking) meningkatkan motivasi yang berkelanjutan, sekaligus menyoroti tantangan seperti umpan balik yang tidak konsisten dan kelelahan digital (digital fatigue). Penelitian ini memberikan kontribusi pada pedagogi berbasis teknologi dengan menyediakan panduan terstruktur untuk mengoptimalkan mekanika berbasis gim guna meningkatkan keterikatan emosional dan partisipasi aktif dalam pembelajaran bahasa jarak jauh maupun hibrida.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Bahasa Asing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
