Model Konseptual Pelestarian Cerita Rakyat Nusantara Berbasis AI Generatif dan Visualisasi Interaktif

Authors

  • Ariya Pannadhitthana Candra Universitas LIA

Keywords:

AI Generatif, cerita rakyat, pelestarian budaya, teknologi budaya, visualisasi interaktif

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang, pelestarian budaya lokal memerlukan pendekatan inovatif yang mampu menjembatani tradisi dan teknologi. Artikel ini menganalisis peran Artificial Intelligence (AI) generatif dalam pelestarian cerita rakyat Nusantara melalui visualisasi interaktif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-konseptual melalui sintesis literatur, observasi digital, dan analisis kasus pada pemanfaatan model text-to-image, text-to-video, dan media interaktif berbasis AI dalam konteks budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI generatif memiliki kemampuan signifikan dalam merevitalisasi narasi tradisional melalui transformasi multimodal yang lebih menarik bagi generasi digital. Visualisasi interaktif terbukti meningkatkan keterlibatan pengguna dan memperluas akses terhadap cerita rakyat yang mulai terpinggirkan. Penelitian ini juga menghasilkan model konseptual lima komponen yang mengintegrasikan data budaya, pemrosesan AI generatif, media interaktif, partisipasi pengguna, serta aspek etika representasi budaya. Kontribusi utama penelitian ini adalah penyusunan kerangka konseptual yang dapat menjadi dasar bagi pengembangan media pelestarian budaya berbasis AI generatif di Indonesia. Studi ini menegaskan bahwa integrasi teknologi generatif dan visualisasi interaktif berpotensi menjadi strategi efektif dalam memperkuat narasi budaya secara edukatif, kreatif, dan berkelanjutan.

References

Aditama, P. W., Yanti, C. P., & Sudipa, I G I. (2022). Implementation of Virtual Reality Museum Lontar Prasi Bali As a Cultural Education Media. JANAPATI: Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika, 12(3), 1845–1854. DOI: 10.23887/janapati.v12i3.69620

Aisyah, N., & Raharjo, T. (2022). Implementasi teknologi kecerdasan buatan dalam pelestarian budaya lokal berbasis digital. Jurnal Teknologi dan Kebudayaan, 10(2), 145–160. https://doi.org/10.31219/osf.io/tj3h7

Ananda, F., & Suryana, D. (2023). Digitalisasi cerita rakyat Indonesia melalui media interaktif berbasis AI. Jurnal Ilmiah Media Komunikasi dan Teknologi Informasi, 8(1), 34–47.

Arifin, Z., & Putri, K. M. (2021). Artificial Intelligence dan konservasi budaya: Tinjauan konseptual. Jurnal Humaniora Digital, 5(2), 100–115. https://doi.org/10.22146/jhd.2021.56789

Bekele, M. K., Pierdicca, R., Frontoni, E., Malinverni, E. S., & Gain, J. (2018). A survey of augmented, virtual, and mixed reality for cultural heritage. Journal on Computing and Cultural Heritage, 11(2), Article 7, 1–36. DOI: 10.1145/3145534

Bimber, O., & Raskar, R. (2005). Spatial Augmented Reality: Merging Real and Virtual Worlds. A K Peters / CRC Press. ISBN: 1568812302; 978-1568812304.

Boboc, R. G., Băutu, E., Gîrbacia, F., Popovici, N., & Popovici, D.-M. (2022). Augmented Reality in Cultural Heritage: An Overview of the Last Decade of Applications. Applied Sciences, 12(19), 9859. DOI: 10.3390/app12199859

Goodfellow, I., Pouget-Abadie, J., Mirza, M., Xu, B., Warde-Farley, D., Ozair, S., Courville, A., & Bengio, Y. (2014). Generative adversarial nets. In Advances in Neural Information Processing Systems (Vol. 27). https://papers.nips.cc/paper_files/paper/2014/hash/5ca3e9b122f61f8f06494c97b1afccf3-Abstract.html

Kim, J., & Lee, H. (2021). AI-driven storytelling in cultural preservation: A new approach to folklore education. Journal of Cultural Informatics, 6(2), 90–107.

McCormack, J., Gifford, T., & Hutchings, P. (2019). Autonomy, authenticity, authorship and intention in computer generated art. Digital Creativity, 30(1), 52–68. https://doi.org/10.1080/14626268.2019.1583076

Mulyana, D., & Hidayat, F. (2022). Kecerdasan buatan dan seni digital: Pendekatan baru dalam pelestarian warisan budaya Indonesia. Jurnal Seni dan Teknologi Kreatif Indonesia, 7(3), 211–227.

Prasetya, R. Y., & Amalia, N. (2023). Peran kecerdasan buatan dalam seni digital: Perspektif budaya dan kreativitas. Jurnal Teknologi dan Humaniora, 5(1), 55–67. https://doi.org/10.29210/jth.v5i1.287

Setiawan, R., & Liem, A. (2024). Generative AI for cultural storytelling: Framework for Southeast Asian digital heritage. Asian Journal of Cultural Studies, 12(1), 22–39.

Siregar, A., & Nurcahyono, R. (2021). Strategi pelestarian budaya dalam era digital: Analisis implementasi augmented reality dalam edukasi sejarah. Jurnal Sosial dan Humaniora, 13(1), 88–97. https://doi.org/10.24843/JSH.2021.v13.i01.p10

Tjandra, D. R., Yuniarti, Y., & Lestari, M. (2022). Gamifikasi dalam pelestarian budaya lokal: Studi kasus aplikasi cerita daerah. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 9(2), 123–132. https://doi.org/10.26740/jtik.v9n2.p123-132

UNESCO. (2021). Ethics of Artificial Intelligence: Recommendation adopted by the General Conference at its 41st session. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000381137.

Wardani, D. K., & Prasetyo, H. (2020). Transformasi digital dalam konservasi budaya: Peluang dan tantangan implementasi AI dalam dokumentasi warisan budaya. Jurnal Ilmu Budaya, 8(3), 215–229. https://doi.org/10.14710/jib.v8i3.215-229

Widodo, A. (2020). Revitalisasi cerita rakyat melalui media digital: Upaya pelestarian kearifan lokal dalam pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(1), 34–42. https://doi.org/10.24832/jpnk.v25i1.1033

Yuniarto, E. (2021). Teknologi realitas virtual dan augmented reality dalam edukasi budaya. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Informasi, 5(4), 170–182.

Zhao, M., & Xu, H. (2020). Artificial Intelligence and cultural heritage: Opportunities and ethical challenges. Heritage Science, 8(1), 1–14. https://doi.org/10.1186/s40494-020-00429-1

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Candra, A. P. (2025). Model Konseptual Pelestarian Cerita Rakyat Nusantara Berbasis AI Generatif dan Visualisasi Interaktif. Jurnal Media Digital, 1(02), 106–119. Retrieved from https://jurnal.universitaslia.ac.id/index.php/jmd/article/view/175